Sobat sehat...
Indonesia
saat ini sedang dilanda cuaca ekstrim. Terkadang cuaca terasa sangat panas dan
tahu-tahu turun hujan. Disaat cuaca ekstrim melanda, banyak penyakit yang
mengintai salah satunya Demam Berdarah Dengue atau nama bekennya Dengue Blood
Fever kalian pasti sudah pernah dengar kan?
Kita akan mengulas demam berdarah karena akhir-akhir ini banyak masyarakat
yang menjadi korban, apalagi ada yang sampai meninggal dunia. Hal ini tidak
hanya terjadi di satu kota, hampir sebagian besar kota di Indonesia yang terkena wabah penyakit ini. Begitu juga di desa saya, karena wabah tersebut warga
desa kami meminta untuk dilakukan fogging.
Demam
Berdarah Dengue (Dengue Blood Fever) itu merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh
nyamuk. Kalian semua sudah tahu nama nyamuknya apa? Iyaaa... jawaban
kalian benar sobat yaitu nyamuk Aides Aegepty, nyamuk ini akan menularkan virus
yang dinamakan virus Dengue. Para ilmuwan sudah menelitinya sejak dulu.
Gejala
Penyakit demam dengue hampir sama dengan flu, dan terdapat demam yang terjadi lebih dari 1 minggu. Biasanya demam yang terjadi untuk
spesifik dangue fever adalah 41 derajat, diikuti dengan sakit kepala, nyeri di
persendian, otot, tulang, juga dirasakan adanya adanya rasa nyeri dibelakang
mata, terkadang ditemukan tanda yaitu bintik-bintik merah atau bahasa medisnya
adalah petekie. Untuk yang sudah parah biasanya disertai adanya nyeri perut hebat,
adanya mual muntah.
Untuk
kasus demam berdarah ini jangan sampai terlambat penanganannya, kenapa? Karena,
jika sudah terjadi adanya penurunan drastis tekanan darah, dan terjadi syok
serta perdarahan seperti gusi berdarah sampai mimisan, muntah darah, BAB darah
dan biasanya akan terjadi kejang. Hal itu bisa mengakibatkan kematian.
Untuk
pengobatannya, para dokter memberikan obat paracetamol menurunkan demam serta di sarankan untuk banyak minum, selanjutnya dilakukan cek laboratorium
untuk mengetahui apakah ada penurunan jumlah trombosit dan untuk mengetahui adanya virus dengue
di dalam tubuh si pasien.
Sobat
sehat ini nih cara pencegahannya, let’s read...
1. Selalu
menutup tempat penampungan air, ataupun menyingkirkan barang-barang bekas yang
berpotensi menampung air dengan cara mengubur barang bekas tersebut.
2. Jangan
lupa untuk selalu membersihkan bak kamar mandi sobat, karena si nyamuk pasti akan
suka dengan tempat tersebut, jangan sampai ada jentik-jentik nyamuk yah!
3. Menabur
bubuk Abate pada tempat-tempat penampungan air adalah salah satu cara untuk
mematikan si jentik-jentik nyamuk, hal ini lebih efektif dibandingkan fogging
nyamuk yang hanya membunuh nyamuk dewasa saja.
4. Gunakan
selalu lotion anti nyamuk, ataupun obat anti nyamuk lain yang sudah sangat
bervariasi.
5. Kalau
memungkinkan pasang kelambu pada tempat tidur kalian sobat.
6. Untuk
para sobat yang menggunakan AC di rumah, diharapkan untuk selalu membersihkan
air dalam penampungan air AC, begitu juga dengan lemari es yang meiliki tempat
penampungan air di belakangnya.
7. Untuk
cara alami mungkin bisa kita cari tanaman yang bisa membuat nyamuk tidak
mendekat, misalnya bunga Lavender. Selain lavender ternyata bunga kecombrang
dan serai yang biasa digunakan di dapur ternyata ampuh untuk mengusir nyamuk
juga.
Sobat sehat... semoga kalian semua tidak terjangkit
penyakit demam berdarah, jika sudah terlanjur terjadi demam langsung periksa
saja ke dokter jangan sampai terlambat. Oh, iya jangan lupa untuk menerapkan
pencegahannya yah!! mulai dari diri sendiri. Oke kalau gitu, besok kita sambung
lagi dengan cerita-cerita yang pastinya menarik untuk dibahas.
Thank you so much....




0 komentar:
Posting Komentar